“SELAMAT DATANG DI MEDIA ONLINE LASKAR MERAH PUTIH KOTA METRO ”.

Sunday, 22 November 2015

BOCAH TENGELAM DI PANTAI LABUHAN JUKUNG KRUI PESISIR BARAT LAMPUNG

AKTUAL METRO ONLINE.– Tim gabungan dari Polair Kepolisian Resor Lampung Barat dan SAR Badan Penanggulangan Bencana Daerah Lampung Barat, mendapat kan laporan dari rombongan laskar merah putih kota metro yang kebetulan ada di lokasi kejadian .tengelam nya bocah berumur 10 tahun asal metro di pantai Labuhan Jukung, Krui, Pesisir Barat, Lampung.Tim gabungan dari Polair Kepolisian Resor Lampung Barat dan SAR Badan Penanggulangan Bencana Daerah Lampung Barat,langsung bergerak dan berhasil menemukan seorang anak yang hanyut tenggelam terbawa arus ombak di pantai Labuhan Jukung, Krui, Pesisir Barat, Lampung.

Korban Muhamad Afis bin Sahrudin (10 Tahun), pelajar Sekolah Dasar Metro, warga Margorejo, Kecamatan Metro Selatan, Kota Metro, Lampung, ditemukan tersangkut karang di pantai Labuhan Jukung, Minggu (22-11-2015) sekitar pukul 11.10 WIB.

Kasat Polair Polres Lampung Barat, Inspektur Polisi Dua Suhairi, mewakili Kapolres Lampung Barat Ajun Komisaris Besar Polisi Andy Kemala SIK, MM, menjelaskan siswa kelas 5 SD tersebut berkunjung ke Pesisir Barat bersama dengan orangtuanya dan rombongan yang tengah mengikuti touring Panther Mania Chapter Lampung (PMCL). 
Kejadian itu berawal ketika korban bersama seorang temannya mandi di pantai Labuhan jukung, sekitar pukul 07.00 WIB. Setelah itu, teman korban membersihkan badan di penginapan (cottage) yang berada di dekat pantai. Beberapa saat selasai membersihkan badan, temannya kembali ke pantai dan tidak menemukan Hafidz di sana.
"Korban hanyut diperkirakan sekitar pukul 09.00 WIB, dan tidak ada yang melihat sama sekali,“ jelas Ipda Suhairi.
Ketika korban berenang, Ipda Suhairi menambahkan, saat itu orangtua korban berada di cottage Labuhan Jukung berkumpul bersama rekan PMCL dan tidak mengira jika anaknya berenang di laut.
Begitu mendapat laporan ada anak tenggelam di laut, tim pencari langsung turun ke lokasi. “Kami langsung melakukan pencarian dengan menggunakan perahu karet milik BPBD, berikut anggota saya yaitu Sat Polair Polres Lambar dan juga tim SAR BPBD," kata Ipda Suhairi.
Setelah dilakukan pencarian, dimulai sekitar pukul 10.00 WIB, korban berhasil ditemukan sekitar 100 Meter dari bibir pantai, koban tersangkut batu karang dalam palung di kedalaman sekitar empat meter. Saat itu korban masih mengenakan pakaian lengkap. Dugaan sementara korban terseret arus hingga ke tengah laut. Saat ditemukan kondisi korban sudah mengeluarkan busa dari mulutnya.
"Selanjutnya, korban dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Krui, Pesisir Tengah, untuk dilakukan tindakan medis. Namun kondisi korban sudah tidak bernyawa. Korban langsung dibawa keluarganya ke Kota Metro,” terang Ipda Suhairi.AMO -METRO (*)

0 comments:

Post a Comment