Acara Sosialisasi Kesehatan Jiwa Masyarakat kota Metro di OR Setda kota Metro, Selasa (4/8). Acara yang dihadiri langsung oleh Asisten I, Wakapolres, Kepala BPJS, Kadis Kesehatan yang mewakili, Direktur Rs. A. Yani yang mewakili, Dr. Mega Destiana Spkj, camat kota Metro, dan Kepala Dinas Sosial yang mewakili.
Dalam Sambutan nya, Asisten I juga mengatakan tujuan dilaksanakan nya sosialisasi kepada masyarakat kota Metro terutama untuk keluarga yang mengalami penyakit kejiwaan, sehingga masyarakat akan semakin menyadari akan apa yang perlu di tindak lanjuti, apabila salah 1 anggota keluarga mengalami gangguan jiwa. “kita tahu Dr. Mega hanya bisa membantu kita sampai bulan Desember, maka dari itu beliau kita minta betul untuk dapat membantu semaksimal mungkin untuk masalah Kesehatan kejiwaan masyarakat kota Metro ini” Tegasnya.
sosialisasi yang langsung diadakan kepada masyarakat yang menyandang penyakit sosial/gangguan jiwa ini perlu diketahui bahwa sebanyak 250 jiwa dikota Metro yang mengalami gangguan jiwa/kesehatan. Sangat perlu diperhatikan hal-hal seperti ini, karena yang terlihat untuk masyarakat di kota Metro ini yang mengalami gangguan jiwa semakin bertambah. Berdasarkan diaknosa kesehatan yang terjadi dilingkungan kota Metro berdasarkan data kesehatan jiwa tahun 2012-2014, jenis kejiwaan yang diderita antara lain: Schizofrenia, Waham, Anxietas, Paranoid, Down Syndrom, Depresi, Retardasi mental, Epilepsi, Psikotik akut dan sementara, Gangguan neurotik, Isolasi diri, Maniak, Halusinasi, MR, Obsesif, Amuk.
Belum optimalnya pelayanan kesehatan jiwa bagi setiap orang dan belum terjamin nya hak pelayanan kesehatan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) mengakibatkan rendahnya produktivitas SDM. Pemerintah daerah sebagai pemegang kebijakan wajib memberikan fasilitas kesehatan bagi masyarakat ODGJ dan keluarganya seperti bekerja sama dengan berbagai pihak kesehatan (RSJ, RSU, Puskesmas, Panti Rehabilitasi, BPJS, Kepolisian, Kemensos, Kemendik, juga masyarakat).(*)











0 comments:
Post a Comment